Viral cardiomyopathy ini disebabkan karena infeksi virus yang menyebabkan radang ekstrem otot jantung. |
Di Amerika Serikat, virus cardiomyopathy ini paling sering disebabkan oleh virus coxsackie B, tetapi di bagian lain dunia, dapat disebabkan oleh infeksi virus lainnya.
Dengan Anda mendapatkan virus cardiomyopathy, ia akan mempengaruhi otot jantung Anda. Otot bisa lemah dan untuk mengkompensasi kelemahan ini, peregangan otot menyebabkan pembesaran jantung. Itulah sebabnya mengapa virus cardiomyopathy juga dikenal sebagai cardiomyopathy membesar.
Biasanya 70 persen orang didiagnosis dengan viral cardiomyopathy meninggal dalam waktu 5 tahun menunjukkan gejala mereka. Kondisi menjadi lebih buruk sebagai jantung terus memanjang untuk bisa memompa darah dan oleh karena itu, fungsi memburuk. Bila peregangan tidak dapat membantu jantung untuk memompa darah, gagal jantung set masuk Itu sebabnya orang yang menderita virus cardiomyopathy ingin tahu apakah ada obat baru untuk kondisi.
Jadi, apakah ada obat untuk virus baru cardiomyopathy? Nah, pada bulan November 2008, American Heart Association diberitahu bahwa pasien yang menderita virus cardiomyopathy bisa mendapatkan manfaat dari yang diberikan interferon beta-1b, juga dikenal sebagai IFNβ-1b.
Berdasarkan uji klinis dilakukan, penelitian telah menunjukkan bahwa peradangan jantung dapat mengurangi pada beberapa pasien yang diberikan interferon beta-1b dan beberapa kasus infeksi virus bisa hilang. Namun, sebagaimana disebutkan bahwa uji klinis sedang berlangsung dan hanya waktu yang akan membuktikan apakah pengobatan dapat memanfaatkan sebagian besar orang yang menderita virus cardiomyopathy.
judulnya ga jelas nih
BalasHapus